Ide model tempat jemuran minimalis jemuran cepat kering


9:26 am

Pakaian selalu digunakan setiap hari. Dan pastinya Anda harus mencuci dan menjemurnya supaya bisa digunakan lagi keesokan harinya. Untuk itu tempat jemuran sangat dibutuhkan.

Anda dapat menggunakan model minimalis untuk tempat jemuran. Yang penting tempat jemuran tersebut mendapatkan sinar matahari yang cukup. Dengan begitu pakaian yang sudah dicuci dapat kering dengan cepat dan tidak bau lagi karena ada bakteri.

Model jemuran di lantai atas

Desain tempat jemuran

Pakaian yang sudah dicuci itu wajib untuk dikeringkan sebelum Anda gunakan lagi. Karena itu kebutuhan pemilik rumah akan ruang jemuran pakaian tidak bisa diabaikan. Anda pasti membutuhkannya.

Tempat jemuran praktis biasanya menggunakan tali yang dibentangkan ya ini adalah salah satu ide yang dapat diterapkan …

Jemuran menggunakan tali dibentangkan

Namun jika Anda menggunakan cara di atas maka Anda akan membutuhkan tempat yang cukup luas dan harus di luar rumah. Memang bukan masalah besar untuk Anda yang tinggal di daerah pedesaan. Karena umumnya tanah di daerah pedesaan masih luas.

Tetapi tidak memungkinkan untuk Anda yang tinggal di kota besar. Lagipula tampilannya kurang menarik jika membuat tempat jemuran menggunakan tali yang dibentangkan tersebut. 1 meter tali hanya bisa digunakan untuk menampung baju sebanyak 4 potong saja.

Tempat jemuran praktis

Mensiasati ruang jemuran

Untuk mengatasi masalah tersebut maka Anda harus belajar bagaimana cara mensiasati ruang jemuran. Jika Anda hendak mendesain ruang jemuran minimalis di lantai 2 maka bisa ikuti tips yang kami bagikan sekarang ini. Kendala yang biasanya dialami oleh banyak pemilik rumah dalam menaruh jemuran karena lahan outdoor yang tak mencukupi.

Trik yang dapat Anda terapkan yakni memaksimalkan balkon. Ini untuk Anda yang mempunyai rumah bertingkat. Yang menjadi poin penting ketika menjemur pakaian yakni Anda harus mengangin-anginkan pakaian pada sebuah ruang terbuka. Tujuannya yakni supaya air yang menempel di pakaian dapat menguap dengan segera.

Design tempat jemuran minimalis di balkon

Apabila Anda sudah memegang prinsip tersebut maka Anda dapat membuat sebuah ruang jemuran menggunakan atap tertutup. Dan Anda dapat membuatnya pada bagian lantai atas rumah yang tidak digunakan. Untuk atap ruang jemuran sendiri silahkan gunakan kaca ataupun seng.

Keduanya sama-sama bisa dijadikan pilihan. Jenis ruang jemuran ini dapat membuat pakaian supaya tetap aman meskipun hujan datang sewaktu-waktu. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika menjemur pakaian saat musim hujan.

Walaupun Anda sedang keluar rumah dan lupa mengangkat jemuran dan hujan datang sewaktu-waktu tidak perlu buru-buru kembali ke rumah. Perasaan pun lebih tenang. Tetapi memang apabila menggunakan model jemuran seperti ini ada kelemahannya juga yang harus Anda perhatikan.

Kekurangannya yakni lantai serta ruang jemuran umumnya menjadi lembab. Itu karena tak memperoleh sinar matahari secara langsung. Alternatif lainnya untuk kaca dan seng yakni atap louvre.

Atap louvre untuk jemuran

Menggunakan atap louvre untuk ruang jemuran

Jadi atap louvre ini merupakan atap yang terdiri atas daun-daun atap yang modelnya bisa dibuka dan ditutup. Di mana itu bisa Anda atur sesuai kebutuhan. Prinsip kerjanya sama seperti window blind. Artikel lainnya model pintu kamar mandi berbagai gaya.

Keuntungan yang Anda dapatkan dari menggunakan atap louvre yakni sinar matahari jadi bisa menerabas langsung menuju ruang jemuran. Dengan begitu masalah ruang jemuran yang menjadi lembab sudah dapat teratasi oleh Anda. Tetapi jika Anda bepergian dan jemuran belum diangkat maka Anda jangan lupa untuk menutup atap louvre tersebut supaya hujan tidak masuk.